55 Jenis Burung Hantu Di Indonesia Lengkap

Posted on

Indonesia terkenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan flora dan fauna yang melimpah. Tentu hal ini menjadi daya tarik yang besar bagi negara dan warga asing lainnya untuk berkunjung. Tak sedikit mereka yang mengagumi bagaimana kondisi dan varian flora atau fauna yang dimiliki Indonesia. Sebut saja binatang Komodo, binatang langka yang hanya dimiliki di Indonesia. Tidak hanya itu, ada juga jenis burung hantu di Indonesia yang berhasil mencuri perhatian. Meski namanya menyeramkan, tetapi jenis jenis burung hantu ini memiliki ciri khas dan keunikan yang berbeda. Setidaknya ada sekitar 55 jenis burung hantu beserta gambar owl di artikel kali ini tentu saja yang berada di Indonesia dengan keunikannya masing-masing.

Burung hantu memang identik dengan hal mistis. Apalagi jika kita melihat film horror Indonesia yang juga dikaitkan dengan burung hantu sebagai bumbu seramnya. Tenang, tak perlu takut. Sebab, bagi sebagian orang juga burung hantu memiliki sisi menarik yang bisa kita tahu. Jenis burung hantu juga beragam. Ada beberapa yang juga menjadikannya sebagai binatang peliharaan. Ingin memilikinya juga? Yuk simak apa saja daftar jenis (spesies) dan gambar burung hantu di Indonesia dengan disertakan nama burung hantu dalam bahasa Indonesia dan Inggris, nama ilmiah, dan penjelasan singkat lainnya  .

Jenis dan Gambar Burung Hantu di Indonesia

Demi kenyamanan pembaca cenayang kicau semua, halaman ini di bagi dalam beberapa halaman agar meringankan pemuatan  (loading) halaman, penting klik “halaman selanjutnya” atau “halaman berikutnya” pada kalimat di bawah artikel ini agar bisa melihat keseluruhan.

1. Bubo Sumatranus atau Beluk Jampuk, Hingkik

Bubo sumatranus (Beluk Jampuk, Hingkik)

Dimulai dari jenis burung hantu di Indonesia yang pertama ini disebut dengan Bubo Sumatranus atau Beluk Jampuk. Memiliki ukuran sekitar 40-46 cm yang mana daerah sebarannya berada di Indonesia bagian Sumatera, Bangka, Kalimantan, Bali dan Jawa. Sementara di luar negeri juga ada di Malaysia, Thailand di bagian selatan serta Brunei Darussalam. Status konservasi dari jenis ini adalah Least Concern atau berisiko rendah IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

2. Glaucidium Brodiei atau Beluk-Watu Gunung

Jenis yang kedua adalah beluk-watu gunung yang memiliki ukuran sekitar 15 sampai 17 cm. Daerah sebaran dari jenis ini ada di Indonesia bagian Sumatera dan Kalimantan. Sementara di luar negeri ada di Bhutan, Kamboja, Thailand, Vietnam, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan hingga Brunei Darussalam. Jenis burung hantu di Indonesia ini dalam bahasa Inggris disebut dengan Collared Owlet. Status konservasi yang dimilikinya adalah Least Concern atau berisiko rendah IUCN Rtedlist dan juga CITES Appendix II.

3. Glaucidium Castanopterum atau Belukwatu, Beluk-watu Jawa

Glaucidium castanopterum (Belukwatu, Beluk-watu Jawa)

Beluk-watu Jawa sebagai salah satu jenis burung hantu ini berukuran 24 cm. Dalam bahasa Inggris, jenis ini disebut dengan Javan Owlet. Sementara status konservasinya adalah Least Concern atau berisiko rendah IUCN Redlist dan juga CITES Appendix II. Seperti jenis lainnya, untuk Galucidium Castanopterum ini tentu memiliki keunikan dan ciri khas yang berbeda.

4. Ketupa Ketupu atau Beluk Ketupa, Bloketupu

Ninox boobook (Pungguk kokodok)

Jenis yang satu ini memiliki ukuran sekitar 40 hingga 48 cm. Sementara untuk daerah sebarannya ada di daerah Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bangka, Bali dan juga pulau lain yang ada di sekitarnya. Jenis burung hantu di Indonesia ini juga ada di Bangladesh, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Myanmar hingga Singapura dan lain sebagainya. Bahasa Inggris untuk jenis burung hantu ini adalah Buffy Fish-Owl yang mana juga memiliki konservasi Least Concern atau berisiko rendah IUCN redlist dan juga CITES Appendix II.

5. Ninox Boobook atau Pungguk Kokodok

Jenis burung yang memiliki status koservasi least concern ini memiliki ukuran 27 hingga 36 cm. Daerah sebaran dari jenis ini juga meliputi Indonesia di bagian Timor, Pantar, Jamdena, Alor dan juga di Papua bagian selatan. Ninox Boobook juga tersebar di wilayah bagian Timor Leste, Papua Nugini serta Australia. Jenis burung hantu di Indonesia ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai Southen Boobook dengan CITES Appendix II.

6. Ninox Burhani atau Punggok Togian

Nama Punggok Togian pada jenis burung hantu ini merupakan hewan endemik Indonesia yang mana memiliki status konservasi near threatened atau hampir terancam dan juga CITES Appendix II. Dalam bahasa Inggris, jenis ini disebut dengan Togian Boobook yang mana biasanya ada di Kep. Togian, Sulawesi Tengah.

7. Ninox Connivens atau Punggok Gonggong

Ninox boobook (Pungguk kokodok)

Dengan ukuran 35 hingga 45 cm, jenis burung hantu ini memiliki daerah sebaran meliputi daerah Indonesia di Papua bagian barat daya, Pulau Halmahera, Bisa, Obi, Mandioli, Kaurata dan juga Bacan. Bahkan ada juga di Papua Nugini serta Australia. Jenis yang disebut dengan Barking owl dalam bahasa Inggris dengan status berisiko rendah atau least concern IUCN Redlist dan juga CITES Appendix II.

8. Ninox Forbesi atau Pungguk Tanimbar, Pungguk Maluku

Sebelumnya, pungguk tanimbar ini memang dianggap sebagai subspesies dari pungguk Maluku. Menjadi salah satu endemik Indonesia untuk Pulau jamdean dan pulau kecil yang ada di sekitarnya. Belum lagi, jenis burung hantu ini dalam bahasa Inggris disebut dengan Tanimbar Boobook yang memiliki status konservasi least concern atau berisiko rendah IUCN Redlist dan CITES Appendix II.

9. Ninox Hantu atau Pungguk Buru, Pungguk Maluku

Seperti jenis sebelumnya, Pungguk Buru juga dianggap sebagai subspesies dari Pungguk Maluku yang mana burung hantu ini merupakan endemik Pulau Buru, maluku. Jenis burung hantu di Indonesia ini disebut sebagai Buru Boobook dalam bahasa Inggris. Juga, memiliki status konservasi Least Concern atau berisiko rendah IUCN redlist dan juga CITES Appendix II.

10. Ninox Hypogramma atau Pungguk Halmahera, Pungguk Maluku

Jenis burung hantu di Indonesia yang satu ini memang sebelumnya dianggap sebagai subspesies dari Pungguk Maluku atau Ninox Squamipila. Endemik Maluku Utara yang ada di pulau Hamahera, obi dan Bacan. Sementara dalam bahasa Inggris, jenis ini disebut sebagai Halmahera Boobook. Jenis burung hantu yang memiliki status konservasi Least Concern atau berisiko rendah dengan IUCN redlist dan juga CITES Appendix II.

Daftar jenis burung hantu di Indonesia di bagi dalam 5 halaman, Klik angka selanjutnya di bawah ini untuk ke halaman berikutnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *