55 Jenis Burung Hantu Di Indonesia Lengkap

Posted on

11. Ninox Ios atau Punggok Minahasa, Pungguk Merah-tua

Ninox ios (Punggok Minahasa, Pungguk Merah-tua)

Jenis pungguk merah-tua memiliki ukuran 22 cm. Burung endemik dari Sulawesi Utara dan juga Gorontalo, Indonesia. Untuk bahasa Inggris dari jenis ini adalah Cinnabar Bobiook. Jenis yang memiliki status konservasi Vulnerable atau rentan IUCN Redlist dan juga CITES Appendix II. Ninox Ios juga memiliki keunikan tersendiri dibanding dengna jenis lainnya.

12. Ninox Japonica atau Pungguk Coklat

Awalnya Ninox japonica ini dianggap sebagai subspesies dari Ninox Scutulata. Memiliki daerah sebaran di Indonesia yakni Jawa bagian tengah dan timur, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Maluku Utara. Sementara untuk keberadaannya di luar negeri ada di Jepang, Korea, Filpina, Malaysia, Brunei Darussalam hingga Rusia.  Dalam bahasa Inggris, jenis burung hantu di Indonesia ini disebut sebagai Northern Boobook.

13. Ninox Ochracea atau Punggok Oker

Ninox ochracea (Punggok Oker)

Punggok oker endemik Pulau Sulawesi dalam bahasa Inggris disebut dengan Ochre-bellied boobook. Juga disebut sebagai hawk-owl dan ochre-bellied. Jenis ini disebut dengan status konservasi Near Threatened atau hampir terancam dan CITES Appendix II.

14. Ninox Punctulata atau Punggok Tutul

Ninox punctulata (Punggok Tutul)-compressed.jpg

Burung endemik Indonesia pulau sulawesi dan pulau kecil sekitarnya ini memiliki ukuran sekitar 27 cm dengan bahasa Inggris disebut speckled boobook, speckled hawk-owl. Memiliki status konservasi berisiko rendah dan CITES Appenix II serta IUCN redlist.

15. Ninox Rudolfi atau Punggok Wengi

Ninox rudolfi (Punggok Wengi)

Punggok Wengi ini memiliki ukuran 35-40 cm dengan status konservasi yang dimilikinya adalah Near Threatened atau hampir terancam. Termasuk hewan endemik Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Juga, jenis ini termasuk CITES Appendix II.

16. Ninox Rufa atau Punggok Merah

Ninox rufa (Punggok Merah)

Punggok merah memiliki status koservasi disebut IUCN Redlist atau berisiko rendah serta CITES Apendi II. Dalam bahasa Inggris disebut Rufous Owl atau Roufous Boobook. Ninox rufa ini hidup dengan sebaran di Indonesia seperti Papu dan Kep. Aru. Sementara di luar negeri seperti ada di Papua Nugini, Australia bagian utara. Ninox Rufa memiliki ukuran 40-57 cm.

17. Ninox Scutulata

Ninox scutulata (Punggok Coklat)

Disebut juga dengan Punggok Coklat yang berukuran 27 hingga 33 cm. Memiliki daerah persebaran di Indonesia bagian Sumatera, Jawa bagian barat, Kalimantan dan juga pulau-pulau yang ada di sekitar. Juga tersebar di Singapore, Srilanka, Thailand dan lain sebagainya. Jenis ini disebut sebagai Brown boobook dalam bahasa Inggris.

18. Ninox Squamipila

Punggok Maluku memiliki ukuran 25 hingga 39 cm. Burung endemik Pulau Seram, Kelang dan juga Ambon atau Maluku. Burung ini disebut Seram boobook dalam bahasa Inggris dengna konservasi Least concern atau berisiko rendah.

19. Ninox Sumbaensis atau Pungguk Sumba

Burung yang memiliki ukuran 23 cm dan termasuk near threatened atau hampir terancam. Burung endemik pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Jenis burung hantu di Indonesia ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai least boobook atau little sumba hawk-owl.

20. Ninox Theomacha atau Punggok Rimba Pungguk Papua

Ninox theomacha (Punggok Rimba, Pungguk Papua).

Punggok Rimba atau pungguk Papua ini memiliki ukuran 27 cm. Memiliki wilayah sebaran di Indonesia yakni Papua, Raja Ampat dan Waigeo. Disebut dengan jungle boobook dalam bahasa Inggris. Jenis ini memiliki status konservasi least concern atau berisiko rendah.

21. Otus Alfredi, Celepuk Flores

Jenis burung hantu di Indonesia ini disebut juga dengan celepuk flores. Memiliki ukuran 21 cm dengan burung endemik Indonesia pulau Flores. Disebut sebagai Flores Scops-owl dan status konservasi terancam. Termasuk IUCN redlist dan CITES Appendix II.

Daftar jenis burung hantu di Indonesia di bagi dalam 5 halaman, Klik angka selanjutnya di bawah ini untuk ke halaman berikutnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *